Dalam arahannya, YM. Ketua PTA Bali menekankan pentingnya sinergi, konsistensi data dukung, serta kesiapan mental dan substansi seluruh tim kerja. “Pembangunan zona integritas bukan hanya tentang pemenuhan dokumen, tetapi tentang perubahan budaya kerja, pelayanan prima, dan komitmen integritas,” ujarnya dengan penuh semangat.
Beliau juga memberikan evaluasi dan masukan strategis terhadap paparan masing-masing area perubahan, dari manajemen perubahan hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. Selain itu, briefing ini juga digunakan untuk melakukan simulasi dan penguatan narasi bagi tim wawancara, sebagai bentuk persiapan menghadapi tim evaluator nasional.
Kegiatan yang berlangsung secara interaktif ini dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, para hakim, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh agen perubahan Pengadilan Agama Denpasar. Dengan semangat kebersamaan dan motivasi tinggi dari pimpinan, diharapkan PA Denpasar dapat meraih predikat WBK tahun 2025.
Pengadilan Tinggi Agama Bali terus mendorong satuan kerja di wilayahnya untuk senantiasa memberikan pelayanan yang bersih, transparan, dan akuntabel demi mewujudkan peradilan agama yang modern dan berintegritas