Denpasar, 15 April 2026 — Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bali menerima kunjungan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) dari mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (UNISSULA) Semarang pada Rabu (15/04/2026). Kegiatan ini berlangsung di Aula PTA Bali dan diikuti oleh puluhan mahasiswa yang didampingi oleh dosen pembimbing.
Kunjungan KKL ini bertujuan untuk memberikan pemahaman secara langsung kepada mahasiswa mengenai praktik peradilan agama, khususnya terkait tugas, fungsi, serta kewenangan lembaga peradilan dalam menangani perkara di bidang hukum Islam. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual agar mahasiswa dapat menghubungkan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik di lapangan.
Rombongan mahasiswa UNISSULA disambut dengan hangat oleh jajaran pimpinan dan aparatur PTA Bali. Dalam sambutannya, perwakilan PTA Bali menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut serta menekankan pentingnya kegiatan KKL sebagai bagian dari pembentukan kompetensi dan wawasan mahasiswa di bidang hukum.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai struktur organisasi peradilan agama, alur penanganan perkara, serta berbagai inovasi yang telah diterapkan di PTA Bali dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik. Para mahasiswa tampak antusias mengikuti sesi ini, yang juga dilengkapi dengan diskusi interaktif dan tanya jawab.
Dalam sesi diskusi, mahasiswa diberikan kesempatan untuk menggali lebih dalam mengenai berbagai aspek teknis maupun non-teknis dalam pelaksanaan peradilan agama, termasuk tantangan yang dihadapi serta upaya-upaya yang dilakukan untuk mewujudkan peradilan yang modern, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan KKL ini ditutup dengan sesi penyerahan cenderamata sebagai bentuk apresiasi antara kedua belah pihak, serta dilanjutkan dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga peradilan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa dapat memperoleh pengalaman berharga serta wawasan yang lebih luas mengenai dunia peradilan agama, sehingga dapat menjadi bekal dalam meniti karier di bidang hukum di masa yang akan datang. PTA Bali pun berharap kunjungan seperti ini dapat terus terjalin sebagai bentuk sinergi antara lembaga pendidikan dan institusi peradilan dalam mencetak generasi hukum yang profesional dan berintegritas.
Denpasar — Pengadilan Tinggi Agama Bali menyelenggarakan kegiatan Pembukaan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Calon Panitera Pengganti (CPP) se-Wilayah PTA Bali yang dilaksanakan pada tanggal 06 sampai dengan 08 April 2026, bertempat di Aula Pengadilan Tinggi Agama Bali.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bapak Sutarno, S.IP., M.M., selaku Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peningkatan kapasitas dan kompetensi aparatur peradilan, khususnya bagi Calon Panitera Pengganti, agar mampu menjalankan tugas secara profesional, akuntabel, dan berintegritas.
BIMTEK ini diikuti oleh para peserta Calon Panitera Pengganti dari seluruh satuan kerja Pengadilan Agama se-Wilayah PTA Bali. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif terkait tugas dan fungsi kepaniteraan, serta meningkatkan keterampilan teknis dalam mendukung kelancaran proses peradilan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat memperkuat pengetahuan dan kemampuan dalam menjalankan peran strategis sebagai Panitera Pengganti, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan pelayanan peradilan yang prima, transparan, dan berkeadilan.
Pengadilan Tinggi Agama Bali berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan pembinaan dan pelatihan guna mendukung terwujudnya peradilan agama yang modern dan terpercaya.
Denpasar — Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bali menerima kegiatan pembinaan oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI, Dr. H. Muchlis, S.H., M.H., bersama Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Badan Urusan Administrasi, Sahwan, S.H., M.H., pada Selasa, 31 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Aula Utama PTA Bali.
Pembinaan ini dihadiri oleh seluruh aparatur PTA Bali serta aparatur dari Pengadilan Agama terdekat. Kehadiran para pejabat pusat ini menjadi momentum penting dalam memberikan arahan strategis serta penguatan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi peradilan agama di wilayah Bali.
Dalam pembinaannya, Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama menekankan pentingnya peningkatan kualitas kinerja aparatur peradilan, penguatan integritas, serta komitmen dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Selain itu, disampaikan pula berbagai kebijakan terbaru serta langkah-langkah strategis dalam mendukung terwujudnya peradilan yang modern, transparan, dan akuntabel.
Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Badan Urusan Administrasi turut memberikan pemaparan terkait perencanaan program, penguatan tata kelola organisasi, serta optimalisasi sumber daya yang dimiliki oleh satuan kerja di lingkungan peradilan agama.
Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan seluruh aparatur PTA Bali dan Pengadilan Agama di wilayah sekitarnya dapat semakin meningkatkan profesionalisme, memperkuat integritas, serta mampu memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme dari seluruh peserta yang hadir, sebagai wujud komitmen bersama dalam mewujudkan peradilan agama yang unggul dan terpercaya.
Denpasar, 30 Maret 2026 — Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bali beserta jajaran turut mendampingi Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) dan rombongan dalam kunjungan kerja yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Training ASEAN Judicial Wellbeing.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda penting dalam upaya memperkuat kapasitas serta kesejahteraan aparatur peradilan di kawasan ASEAN. Training ASEAN Judicial Wellbeing mengusung semangat peningkatan kualitas sumber daya manusia peradilan, tidak hanya dari sisi profesionalitas, tetapi juga dari aspek kesejahteraan mental dan keseimbangan kerja.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PTA Bali bersama jajaran memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan, sekaligus memastikan seluruh rangkaian kunjungan berjalan dengan lancar. Pendampingan ini juga menjadi bentuk sinergi antara PTA Bali dengan Mahkamah Agung RI dalam mendukung program-program strategis peradilan.
Kunjungan Ketua Mahkamah Agung RI beserta rombongan disambut dengan penuh kehormatan dan antusiasme. Momentum ini dimanfaatkan sebagai ajang mempererat koordinasi serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan sistem peradilan yang modern, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai judicial wellbeing dapat diimplementasikan secara optimal di lingkungan peradilan, sehingga mampu menciptakan aparatur yang berintegritas, profesional, dan memiliki keseimbangan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
PTA Bali sebagai bagian dari peradilan agama di bawah Mahkamah Agung RI terus berkomitmen untuk mendukung berbagai inisiatif yang mendorong peningkatan kualitas peradilan, baik di tingkat nasional maupun regional.
(Humas PTA Bali)