Denpasar – Jum’at, 25 Juli 2025
Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Bali mengikuti kegiatan Konsultasi Publik dalam rangka uji konsep Rancangan Undang-Undang tentang Jabatan Hakim yang diselenggarakan di Fakultas Hukum Universitas Mahendradatta Denpasar pada hari Jum’at, 25 Juli 2025.
Kegiatan konsultasi publik ini dihadiri oleh para akademisi, praktisi hukum, mahasiswa, serta perwakilan dari lembaga peradilan di wilayah Bali dan Nusa Tenggara. Dalam sambutannya, pihak penyelenggara menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperoleh masukan konstruktif dari berbagai pihak guna menyempurnakan RUU tentang Jabatan Hakim sebelum diajukan dalam proses legislasi lebih lanjut.
Para peserta aktif memberikan pandangan terkait penguatan independensi hakim, pengembangan karier, serta jaminan kesejahteraan dan perlindungan dalam pelaksanaan tugas kehakiman. Kehadiran Hakim Tinggi PTA Bali dalam kegiatan ini diharapkan dapat memberikan perspektif praktis berdasarkan pengalaman di lingkungan peradilan agama, sehingga RUU Jabatan Hakim ke depan dapat menjawab kebutuhan penguatan peradilan dan meningkatkan profesionalisme hakim di Indonesia.
Konsultasi publik ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan foto bersama seluruh peserta, narasumber, dan pihak Universitas Mahendradatta sebagai tuan rumah.
Kamis, 24 Juli 2025 — Bertempat di Gedung Pengadilan Tinggi Agama Mataram, telah diselenggarakan acara pelepasan purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Mataram, Yang Mulia Dr. Lutfi, S.H., M.H., yang telah mengabdi selama lebih dari 41 tahun di dunia peradilan. Acara ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Non Yudisial, Yang Mulia Suharto, S.H., M.Hum.
Dalam sambutannya, Yang Mulia Suharto menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dr. Lutfi atas dedikasi dan pengabdiannya yang luar biasa. Beliau menggambarkan Dr. Lutfi sebagai sosok Hakim yang memiliki integritas tinggi, kejujuran, ketulusan, keikhlasan, serta profesionalisme yang patut diteladani—karakter-karakter utama yang seyogianya dimiliki oleh setiap penegak hukum.
Selama lebih dari empat dekade masa baktinya, Dr. Lutfi telah menjalankan tugas di berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Biak, Jayapura, Sorong, Fakfak, Palangkaraya, Banjarmasin, Ambon, Palembang, Surabaya, Jakarta, hingga akhirnya menutup masa pengabdiannya sebagai Ketua PTA Mataram.
Menutup sambutannya, Wakil Ketua MA Bidang Non Yudisial mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada Dr. Lutfi, serta kepada istri dan keluarga yang telah setia mendampingi dan mendukung beliau selama menjalankan tugas negara. Beliau juga berharap agar tali silaturahmi dengan keluarga besar Mahkamah Agung RI senantiasa terjaga dan terus terjalin dengan baik.