Denpasar — Dalam rangka memperingati peristiwa agung Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 Hijriah, Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bali menyelenggarakan kegiatan peringatan keagamaan yang berlangsung pada Selasa, 22 Januari 2026, bertempat di Masjid Al-Djamal PTA Bali. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh aparatur PTA Bali serta Ketua, Panitera, dan Sekretaris Pengadilan Agama se-wilayah PTA Bali.
Peringatan Isra’ Mi’raj merupakan agenda rutin keagamaan yang memiliki makna penting dalam kehidupan umat Islam. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk pembinaan rohani sekaligus upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan seluruh aparatur peradilan agama, khususnya di lingkungan PTA Bali dan Pengadilan Agama se-wilayah hukum PTA Bali.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menciptakan suasana khidmat dan penuh kekhusyukan. Selanjutnya, jamaah mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan penuh perhatian. Kegiatan ini menjadi sarana refleksi spiritual untuk meneladani perjalanan luar biasa Rasulullah SAW dalam menerima perintah shalat lima waktu, yang merupakan kewajiban utama dan fondasi ibadah umat Islam.
Dalam tausiah yang disampaikan, dijelaskan bahwa peristiwa Isra’ Mi’raj bukan hanya perjalanan fisik Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan kemudian ke Sidratul Muntaha, melainkan perjalanan spiritual yang sarat dengan pelajaran tentang ketaatan, keikhlasan, dan kedisiplinan dalam menjalankan perintah Allah SWT. Shalat ditekankan sebagai sarana utama pembentukan karakter dan pengendalian diri, yang sangat relevan dengan tugas dan tanggung jawab aparatur peradilan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa Isra’ Mi’raj, seperti amanah, kejujuran, tanggung jawab, dan keadilan, selaras dengan prinsip-prinsip yang harus dijunjung tinggi oleh aparatur peradilan agama. Dengan menjadikan shalat sebagai pondasi spiritual, diharapkan setiap aparatur mampu menjaga integritas dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat pencari keadilan.
Kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah islamiyah antaraparatur PTA Bali dan Pengadilan Agama se-wilayah PTA Bali. Kehadiran Ketua, Panitera, dan Sekretaris Pengadilan Agama menunjukkan komitmen bersama dalam membangun lingkungan peradilan agama yang religius, harmonis, dan berlandaskan nilai-nilai moral yang kuat.
Melalui kegiatan ini, PTA Bali berharap seluruh aparatur tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah secara pribadi, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai spiritual tersebut dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan aparatur yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan agama semakin meningkat.
Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 27 Rajab 1447 H ini ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan perlindungan Allah SWT bagi seluruh aparatur serta kelancaran pelaksanaan tugas peradilan agama di wilayah hukum PTA Bali. Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh makna, menjadi pengingat pentingnya keseimbangan antara profesionalisme kerja dan pembinaan spiritual dalam menjalankan amanah sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.