PTA BALI DALAM SPIRITUAL INTELLIGENCE

Badung, 30 September 2024 – Dalam upaya meningkatkan kualitas mental dan spiritual para pegawai, Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Bali menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Mental dengan tema "Spiritual Intelligence: Membangun Keseimbangan dan Kecerdasan Spiritual dalam Bekerja"*. Acara ini dihadiri oleh seluruh pegawai PTA Bali dan berlangsung di aula utama pengadilan.
Pada kesempatan kali ini, yang bertindak sebagai pemateri adalah YM Dr. Mudhi Kholil, S.H., M.A., M.M., beliau memaparkan tentang makna spiritual intelligence yang dipadukan dengan keahlian beliau sebagai master management Sumber daya Manusia.
Dalam sesi ceramahnya, beliau menjelaskan bahwa *Spiritual Intelligence* adalah kemampuan seseorang untuk memahami makna kehidupan yang lebih mendalam, memiliki tujuan yang jelas, dan menjalani hidup dengan penuh ketulusan serta pengabdian kepada Tuhan.
“Ada 4 (empat) indikator yang menjadi variabel penelitian ketika saya menyusun karya ilmiah yaitu gaji, motivasi, manajemen dan leadership, dari keempat indicator tersebut, motivasi menjadi indicator tertinggi dalam meraih kesempurnaan pekerjaan, ketika kita bekerja karena Allah, itulah sesungguhnya kesuksesan dalam bekerja, karena bekerja karena Allahlah yang melahirkan keikhlasan, kejujuran dan moral etika.”, ujar master Manajemen tersebut

Beliau juga menyampaikan bahwa pegawai yang memiliki kecerdasan spiritual tinggi cenderung lebih tenang dalam menghadapi tekanan pekerjaan dan lebih mampu menjaga hubungan baik dengan rekan kerja. “seperti ketua kita yang menerapkan kepemimpinan transpormatif, yang tidak semata-mata memerintahkan, namun turun memberikan contoh dan memberikan tuntunan kepada kita untuk bisa menyelesaikan setiap pekerjaan yang menjadi tanggung jawab kita” pungkas pemateri dalam ceramahnya
Bimbingan mental ini ditutup dengan doa bersama, memohon agar kecerdasan spiritual senantiasa menjadi bagian dari setiap aktivitas. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai PTA Bali dapat lebih memahami pentingnya keseimbangan antara aspek mental dan spiritual dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sehari-hari. ss
